Proses Inisiasi Menyusu Dini (IMD)

Selasa, 24 November 2015

Adab Menjenguk Orang Sakit

✴️🎿✴️ A D A B ✴️🎿✴️
ADB/10/AHQ-IHQ/DK-ODOJ
____________________________
📹 Edisi Jumat
📹 08 Safar 1437 H
📹 20 November 2015
____________________________

ADAB MENJENGUK ORANG SAKIT
~~~~~~~~~~~~~~~~~~

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

⭕️01⭕️

Memilih waktu yang tepat.
Waktu yang tepat untuk menjenguk berbeda-beda pada setiap keadaan. Berbeda-beda dari waktu ke waktu dan antara satu tempat dengan tempat lainnya.

Oleh karena itu, kita harus jeli mencari waktu yang pas untuk menjenguk, mampu memperkirakan kondisi si sakit dan keluarganya (sedang beristirahat atau tidak, sedang banyak tamu atau tidak, dan lain sabagainya).

⭕️02⭕️

Aman dari fitnah. Wanita boleh menjenguk laki-laki yang sedang sakit, ataupun sebaliknya meskipun bukan mahramnya.
Akan tetapi, hal ini dengan syarat aman dari fitnah, menutup aurat, dan tidak terjadi khalwat (berduaan dg lawan jenis)

Aisyah radhiyallahu anha meriwayatkan, Ketika Rasulullah Shallalallahu alaihi wa sallam tiba di madinah, Abu Bakar dan Bilal terserang demam.

Kemudian, kata Aisyah, aku menemui mereka dan bertanya, "Ayah, bagaimana keadaanmu?
" Wahai Bilal, bagaimana keadaanmu?”

(HR. Bukhari).

⭕️03⭕️

Persingkat waktu kunjungan.
hendaknya kita memperhatikan waktu ketika menjenguk orang sakit.
Jangan sampai terlalu lama, karena hal ini bisa membebani bahkan menambah penderitaan si sakit ataupun keluarganya.

Ibnu Thowuss mengatakan bahwa ayahnya pernah berkata:
"Sebaik-baik kunjungan kepada orang sakit ialah yang paling singkat."

Asy-Sya’bi mengatakan, "Kunjungan orang dungu lebih berat dirasakan oleh keluarga si sakit daripada sakitnya salah seorang anggota keluarga mereka.
Yaitu, orang yang datang menjenguk pada waktu yang tidak tepat dan duduk terlalu lama"

⭕️04⭕️

Tidak pilih-pilih kunjungan orang sakit yang dapat merasakan kehadiran kita dan yang tidak dapat merasakan kehadiran kita (misalnya karena pingsan atau koma), sama-sama memiliki hak untuk dijenguk.
Janganlah kita enggan menjenguknya, dengan alasan, toh mereka tidak tahu dijenguk atau tidak, mereka tidak dapat merasakan kehadiran kita.

Ibnu Hajar Al Asqolani mengatakan :
"Anjuran menjenguk orang sakit tidak hanya ditujukan agar si sakit mengetahui penjenguknya.
Sebab, di balik kunjungan itu ada dukungan moral kepada keluarganya, harapan mendapatkan berkah dari doa penjenguk, sentuhan tangannya kepada si sakit, meniupkan bacaan mu’awwidzat, dan lain-lain"
(Fathul baari, 10/119)

⭕️05⭕️

Duduk didekat yang sakit. Orang yang menjenguk, dianjurkan duduk di dekat si sakit.

"Adalah nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam ketika menjenguk orang sakit, beliau duduk di sisi kepalanya"
(HR. Bukhari).

Diantara manfaat duduk di sebelah kepala orang yang sakit memberi rasa akrab kepada orang yang sakit, dan memungkinkan bagi penjenguk untuk menyentuh orang yang sakit , memanjatkan doa untuknya, meniupnya dengan ruqyah, dan lain sebagainya.

⭕️06⭕️

Menanyakan keadaan si sakit.
Ada baiknya kita menanyakan keadaan si sakit, sebagaimana yang dilakukan oleh Aisyah Radhiyallahu Anha
Ketika Rasulullah Shallalallahu alaihi wa sallam tiba di madinah, Abu Bakar dan Bilal terserang demam.

⭕️07⭕️

Menghibur dan memberi harapan atas kesembuhannya.
Ada baiknya penjenguk menghibur orang yang sakit atau keluarga yang sakit dengan pahala-pahala yang akan di dapat mereka.

"Setiap muslim yang terkena musibah penyakit atau yang lainnya, pasti akan Allah hapuskan berbagai kesalahannya, seperti sebuah pohon meruntuhkan daun-daunnya"
(HR. Muslim).

Cobaan itu akan selalu menimpa seorang mukmin dan mukminah, baik pada dirinya pada anaknya, ataupun pada hartanya, sehingga ia bertemu dengan Allah tanpa dosa sedikitpun.
(HR. Tirmidzi)

Saat orang-orang tertimpa musibah diberi pahala di hari kiamat nanti, orang-orang yang selamat dari berbagai musibah tersebut berharap seandainya dahulu di dunia kulit mereka dikerat dengan gergaji besi
(HR. Tirmidzi)

Ada baiknya pula penjenguk memberikan harapan sembuh kepada si sakit. Misalnya dengan mengatakan.   ‘Tidak perlu kuatir, insya Allah Anda akan sembuh.’ atau ‘penyakit ini tidak berbahaya, Anda akan segera sembuh,insya Allah.’ atau kalimat-kalimat lain yang dapat menumbuhkan semangatnya untuk sembuh.

⭕️08⭕️
Tidak menakut-nakuti.
Apa yang kita sampaikan kepada si sakit maupun keluarganya, harus kita perhatikan benar-benar. Ucapkanlah kalimat-kalimat yang baik, yang dapat menumbuhkan motivasi atau meringankan musibah yang dialami mereka. Jangan sampai apa yang kita sampaikan malah menimbulkan rasa takut & cemas terhadap si sakit maupun keluarganya.

Diantara yang dapat menimbulkan rasa takut adalah cerita atau kabar bahwa seseorang mengalami hal yang sama, namun berakhir dengan cacat seumur hidup, dengan kematian….; kalau maksud yang bercerita adalah agar keluarga si sakit berhati-hati dan waspada terhadap musibah yang diderita si sakit, alangkah baiknya jika di kemas dengan kalimat-kalimat yang baik.

⭕️09⭕️
Menasihati dalam kesabaran.
Keluhan yang diucapkan si sakit ada dua kemungkinan:

Ibnu Mas’ud meriwayatkan:

‘Aku pernah menghadap Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, sementara beliau sedang menderita demam. Lalu aku menyentuhnya dengan tanganku, kemudian aku mengatakan, ‘Sungguh, Engkau menderita demam yang sangat berat.’ Beliau menjawab, ‘Ya, seperti layaknya demam yang diderita oleh dua orang dari kalian.’ ‘Engkau mendapat dua pahala?’ tanya Ibnu Mas’ud. Beliau menjawab ,’Ya. Tidaklah seorang muslim mengalami penderitaan -sakit dan sebagainya- melainkan Allah akan merontokkan keburukan-keburukannya sebagaimana pohon merontokkan daunnya.” (HR. Bukhari).

⭕️10⭕️
Tidak menangis didepan si sakit.
Yang nampak dari kita, hukumnya boleh. Sebab, Abdullah bin Umar meriwayatkan,

‘Sa’ad bin Ubadah pernah mengeluhkan sakit yang di deritanya, kemudian Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam datang menjenguknya bersama dengan Abdurrahman bin Auf, Sa’ad bin Abi Waqqash dan Abdullah bin Mas’ud. Ketika beliau menemuinya, beliau mendapatinya sedang dikerumuni oleh keluarganya. Lalu beliau bertanya, ‘Apakah dia sudah meninggal?’ Mereka menjawab, ‘Tidak ya Rasulullah!’ Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menangis, dan ketika orang-orang melihat tangisan nabi, maka mereka pun menangis. Lalu beliau bersabda, ‘Tidakkah kalian mendengar, sesungguhnya Allah tidak mengadzab karena linangan air mata maupun kesedihan hati, melainkan mengadzab karena ini -dan beliau menunjuk ke arah lidahnya- atau Dia berbelas kasih. Dan sesungguhnya mayit itu akan disiksa karena tangisan keluarganya yang meratapi (kepergian) nya.’  
(HR. Bukhori).

⭕️11⭕️
Mendoakan si sakit.
Orang yang menjenguk orang sakit hendaknya tidak berkata-kata kecuali sesuatu yang baik. Sebab para malaikat akan mengamini apa yang akan diucapkannya.

Dari Ummu Salamah, doa mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

‘Apabila kamu mendatangi orang sakit atau mayit, maka ucapkanlah kata-kata yang baik. Karena sesungguhnya malaikat mengamini apa yang kamu ucapkan.’ Kemudian, kata Ummu Salamah, ketika Abu Salamah meninggal dunia, aku pun mendatangi Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam seraya mengatakan, ‘Ya Rasulullah, Abu Salamah sudah meninggal dunia.’ Beliau lantas bersabda, ‘Ucapkanlah: Ya Allah, ampunilah aku dan dia, dan berilah aku pengganti yang baik.‘ Ummu Salamah berkata, ‘Lalu aku mengatakannya. Kemudian Allah memberiku pengganti yang lebih baik bagiku daripada dia (Abu Salamah), yakni Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.’ 
(HR. Muslim).

______________________

Disusun Oleh :

       AHQ & IHQ
   Dept.Kaderisasi 
🔷🔶 ODOJ 🔶🔷
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
~~~~~~~~~~~~

Read More ..

Kesetiaan Seorang Prajurit

🔲Kisah Islami Inspiratif🔲
KII/10/AHQ-IHQ/DK-ODOJ
🍁🔷🍁🔷🍁🔷🍁🔷🍁

📹 08 Shafar 1437
📹 Jum'at,  20 November 2015

♻KESETIAAN SEORANG PRAJURIT
__________________________________

بِسْـــــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم

(العريف حسن الأغدرلي)

❄Pada tahun 1972 M, di salah satu sudut halaman Al-Masjidil Aqsha, tampaklah seorang lelaki berumur 90-an tahun yang mengenakan pakaian tentara Turki Utsmani yang sudah dipenuhi tambalan di sana sini.

🌀 Ada penutup kepala khas di kepalanya.
Ia berdiri di pojok situ dengan penuh gagah perkasa.

❄Pemandangan ini menarik perhatian seorang wartawan Turki bernama Ihan Birdigji, maka ia pun mendatanginya dan mengajaknya untuk berdialog.

🌀Dari obrolan itu, diketahuilah bahwa lelaki tua itu bernama Hasan Ugdirli, seorang tentara Turki Utsmani di zaman khilafah Utsmaniyah.

❄ Pangkat terakhir yang disandangnya adalah Al’irrif yang berarti kopral, atau bahkan sersan, bergantung terjemahan yang dipergunakan dalam peristilahan sekarang.

🌀Irrif Hasan Al-Ugdirli menceritakan bahwa pada tahun 1917 M, Palestina terjatuh menjadi tanah jajahan Inggris setelah kekalahan pasukan Turki Utsmani.

❄Saat itu, ada 53 tentara Turki Utsmani yang menolak untuk keluar dari kota Al-Quds, mereka tetap dengan penuh tekad untuk tetap berada di Al-Quds.

🌀Untuk menjaganya agar tidak terjadi kekacauan dan penjarahan jika pasukan Inggris memasuki kota suci itu.

❄Diantara alasan 53 prajurit itu adalah agar tidak ada kesan atau cerita bahwa:

▫“Negara khilafah Utsmaniyah telah membiarkan dan menelantarkan kota Al-Quds”

▫“Agar Al-Masjidil Aqsha tidak menangis setelah empat abad”

▫“Agar nabi Muhammad SAW tidak merasakan sakit”

▫“Kami tidak ingin melihat dan menyaksikan dunia Islam tenggelam dalam duka”

🌀Al-‘Irrif Hasan melanjutkan ceritanya:
“lalu, tahun demi tahun pun berlalu dengan begitu cepat, seperti kerdipan mata saja, satu demi satu, kawan-kawan ku meninggal dunia.

❄Musuh tidak bisa menghabisi kami, yang bisa menghabisi kami hanyalah qadar dan kematian, dan lihatlah saya ini.

🌀Al-‘irrif Hasan, saya tetap menjalankan tugasku sebagai penjaga kota Al-Quds yang mulia, sebagai penjaga Al-Masjidil Aqsha.

❄Saat bercerita, kedua mata al-‘Irrif Hasan dipenuhi oleh air mata.

🌀Lalu al-‘Irrif Hasan melanjutkan ceritanya:

▫“Wahai anakku (maksudnya: wartawan Turki yang mewawancarainya)

▫Saat engkau nanti kembali ke Anadhol (maksudnya: Turki), pergilah ke desa Sinjak Toukat, di sana ada komandanku yang bernama an-naqib Musthafa (maksudnya: Kapten Musthofa) yang pada waktu itu menitipkan kota Al-Quds

▫ Al-Masjidil Aqsha kepada kami, pergilah kamu untuk menemui dia, cium kedua tangannya atas nama kami dan katakan kepadanya:

“Wahai tuan kapten, al-‘irrif Hasan al-Ugdirli, kepala kelompok pemegang senjata Bren yang ke-11, Batalion 8, barisan ke-36, divisi 20, yang menjadi penjaga di Al-Masjidil Aqsha, tetap berdiri pada posisinya sebagai seorang penjaga semenjak engkau tinggalkan dan belum pernah sekalipun meninggalkan tugasnya, dan sungguh, dia sekarang memohon banyak do’a keberkahan darimu

❄Al-‘Irrif Hasan tetap bertugas menjaga Al-Masjidil Aqsha, meskipun untuk itu beliau meninggalkan tanah air dan keluarganya.
hatinya dipenuhi oleh nilai-nilai keberanian, kegagahan, kehormatan dan kemuliaan yang tidak dapat diketahui nilainya kecuali oleh mereka-mereka yang mulia.

🌀Hanya kematianlah yang dapat mengakhiri tugas beliau, di mana beliau meninggal dunia pada tahun 1982 M

❄Dan beliau adalah petugas terakhir dari khilafah Utsmaniyah yang menjaga Al-Masjidil Aqsha dan beliau pun dikuburkan di kota Al-Quds
Tempat beliau menjalankan tugas dengan penuh kesetiaan sampai akhir hayatnya.

🌀Semoga Allah SWT merahmati al-‘Irrif Hasan dan menerima seluruh perjuangannya, serta memasukkannya ke dalam kalangan syuhada fi sabilillah, Aamiin Allahuma Aamiin..

📝sumber:
http://musyafa.com/kesetiaan-seorang-prajurit/

____________________________

Repost By :

           AHQ & IHQ🌴
  Cinta Keluarga Qur'ani
🌾🍁One Day One Juz🍁🌾
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Read More ..

Tanya Jawab Syariah

🎀💍🎀💍🎀💍🎀💍🎀💍

TANYA JAWAB SYARI'AH ~ TJS

📩 050/TJS-IHQ🌴/REG~B
📅 09 Syafar 1438 H
📅 Jumat, 20 November 2015

🎀💍🎀💍🎀💍🎀💍🎀💍

❓Bagaimana cara menjaga dan menjelaskan perbedaan kepada keluarga dan anak-anak kita yang berada di lingkungan non islam?

💍 Jawab 💍

بِسمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

💞 Sejak pertama kita mendidik anak maka hal yang harus kita kenalkan kepada mereka adalah sebagai berikut :

1⃣ Kalimat Laa ilaaha Illallah Muhammadur Rasulullah. Dan memberikan pemahaman kepada mereka.

2⃣ Menanamkan kedalam hati anak berupa kecintaan kepada Allah dan keimanan kepada-Nya bahwasanya Allah adalah Dzat yang menciptakan diri kita dan seluruh manusia serta alam semesta.

3⃣ Memotivasi anak untuk meraih surga. Memahamkan bahwa surga hanyalah diperuntukkan orang-orang yang beriman dan taat dalam mengerjakan perintah Allah dan Rosul-Nya serta juga taat dalam menjauhi apa saja yang dilarang-Nya serta selalu sabar jika mendapat ujian karena mengharap ridho-Nya.

4⃣ Mengajarkan anak-anak kita untuk berdoa. Memahamkan bahwa doa adalah salah satu sarana kita untuk berkomunikasi dengan Allah. Dengan doa kita ajarkan bahwa apa saja yang ada dalam kekuasaan Allah bisa kita mohonkan kepada-Nya. Karena tidak ada kekuatan kecuali bersumber dari Allah.

💞 Dengan memberikan empat tuntunan pokok di atas Insyaa Allah anak kita akan memiliki pemahaman yang mendasar tentang aqidahnya dan juga terbangun rasa keimanan di dalam hatinya.

💞 Jika keimanan yang dia dasari atas ilmu yang tepat maka dengan sendirinya anak akan bisa menilai terhadap orang-orang di luar Islam. Dan kalaupun mereka bertanya cukup kita jelaskan bahwa mereka adalah juga ciptaan Allah hanya tidak menyakini bahwa Allah adalah Tuhan yang berhak untuk disembah dan ditaati serta diikuti Agama-Nya.

💞 Selain itu maka semua akan tertolak walaupun sebaik apa pun manusia itu , Allah tidak akan menerimanya sebagai hambanya yang akan diberikan syurga.

والله أعلم بالصواب

💖 Bunda Endria

Tim Asatidz IHQ🌴

🌂💭🌂💭🌂💭🌂💭🌂💭

💓 GB 10 💓

🔥 Saat ini banyak bermunculan model penjualan properti yang diklaim berbasis jual-beli sesuai syari'ah.
Sejauh yang saya tahu, jual-beli properti disini tidak melibatkan pihak ketiga (Bank) melainkan calon pembeli langsung berhubungan dengan Developer.

Metode pembelian properti bisa cash atau kredit. Misal: harga rumah 100 juta apabila beli cash. Namun bila pembelian melalui kredit, maka harga rumah menjadi 150 juta dengan cicilan tetap sampai lunas.

Yang ingin saya tanyakan:

1. Dalam pandangan syari'ah, apakah diperbolehkan menjual atau membeli barang dengan metode kredit yang harganya sudah dinaikan dari harga asli (harga jual cash).

2. Jika kredit diperbolehkan, bagaimana dengan perbedaan harga yang jauh antara harga cash dengan harga kredit. Apakah kaidah "selama penjual dan pembeli ridho" sudah cukup menghalalkan jual beli dengan metode kredit tersebut?

Jazakumullah khairan.

💥 Jawab 💥

بسم الله الر حمن الر حيم

💚 Jual beli kredit:

Dalam Islam yang dibolehkan adalah jual beli dan yang diharamkan adalah riba.

💚 Lalu riba itu seperti apa?

Kata riba berasal dari bahasa Arab yang artinya secara bahasa adalah tambahan (ziyâdah). Sedangkan menurut arti istilah, para Ulama Fikih menyebutkan tiga arti untuk riba, yang pertama adalah riba Qardh, atau yang juga disebut riba nasi`ah, yang kedua dan ketiga adalah riba yang terjadi pada akad jual beli, yaitu riba Fadhl dan riba Nasa`. selanjutnya akan kami jelaskan satu persatu sebagai berikut :

👉🏾1. Riba qardh adalah tambahan yang disyaratkan ketika pengembalian pinjaman, yang disesuaikan dengan besar dan lama waktu pinjaman, atau yang sekarang lebih dikenal dengan bunga (fâidah).

👉🏾2. Riba fadhl, yaitu tambahan yang ada ketika pertukaran barang-barang ribawi yang sejenis, seperti menukar satu gram emas dengan dua gram emas.

👉🏾3. Riba nasa`, yaitu riba yang terjadi pada pertukaran dua barang ribawi sejenis yang mana salah satu atau keduanya ditangguhkan pembayarannya, atau tidak dibayar tunai ketika akad berlangsung.

💚 Lalu bagaimana dengan jual beli secara kredit?

👉🏾1. Jual beli kredit diperbolehkan asal harga ditentukan secara jelas dari awal. Contoh: penjual A menjual baju seharga Rp100 ribu dibayar tunai dan Rp150 ribu dibayar secara cicilan selama 3 bulan. Si pembeli memilih mencicil, Maka harga cicilanlah yang dipilih dan pasti.

💚 Lalu bagaimana yang tidak boleh?

👉🏾 Yang tidak boleh adalah gharar alias ketidakpastian. Contoh: Si penjual A bilang silakan ambil baju ini Rp100 ribu jika dibayar langsung. Kalau anda tidak bisa bayar dalam 3 hari maka anda hari bayar ke saya Rp150 ribu dengan cicilan 3 bulan. Di situ tidak ada kepastian dan dilarang.

👉🏾2. Perbedaan harga, bagaimana? Karena sudah dijelaskan diawal bahwa harga cash Rp100 rb dan Cicil Rp150 ribu Maka di situ ada kejelasan.

💚 Lalu kredit yang dlarang yang bagaimana?

👉🏾 Kredit yang dilarang adalah kredit riba seperti Si A menjual baju cash Rp100 ribu dan Kredit Rp150 ribu. Si B adalah pembeli. Si C (Bank) memberikan pinjaman kepada Si B uang Rp100 ribu untuk beli baju dengan pembayarannya secara cicilan dan ditambah bunga selama 3 bulan seharga Rp150 ribu.

👉🏾 Kalau dilihat hasilnya sama kalau mencicil adalah Rp. 150 ribu, namun caranyalah yang berbeda. Yang satu jual beli, yang satu riba (pinjam meminjam dengan bunga).

👉🏾 Seperti nikah (sama dengan akad jual beli yaitu akad timbal balik) dan kumpul kebo (maaf). Sama-sama menghasilkan anak, namun caranya yang beda. Nikah itu halal sementara kumpul kebo haram.

👉🏾 Karena sudah dijelaskan dari awal oleh penjual perbedaan 2 harga dan pembeli tahu serta ridha, Maka itu boleh. Karena tidak ada pembatasan dalam mengambil keuntungan.

والله اعلم بصواب

💦 Ustadz Dudi

Tim Asatidz IHQ🌴

💖💥💖💥💖💥💖💥💖💥

🌟 GB 24 🌟

❓Assalaamu'alaikum. Apakah sah menjadi wali nasab, jika bapak kandung dari seorang anak yang akan menikah ternyata dulunya menikah setelah ibunya mengandung anak tersebut (hamil di luar nikah)?

🔥 Jawab 🔥

بسم الله الر حمن الر حيم

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

الحمدلله الصلاة والسلام على رسول الله

💧 Mengenai anak hasil hubungan di luar nikah, dilihat dari hukum fiqihnya ada perbedaan pendapat. Jumhur  ulama berpendapat bahwa anak itu tidak boleh dinasabkan kepada Bapak biologisnya meski ia menikahi ibunya. Akan tetapi ia dinasabkan kepada ibunya dan keluarga ibunya. Sebagian ulama lain berpendapat bahwa anak tersebut boleh dinisbatkan ke ayah biologisnya dengan syarat si Bapak menikahi ibunya, diantara ulama yang berpendapat demikian adalah Abu Hanafi.

💧 Hujjah dari jumhur ulama adalah hujjah yang lebih kuat, sehingga pendapat yang melarang hubungan di luar pernikahan dinasabkan kepada ayah biologisnya adalah pendapat yang kuat.

🍃 Diantara dalil yang mendukung hal itu adalah sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa sallam:

الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ ، وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ

"Anak dimiiki oleh pemilik ranjang, dan bagi pezina, dia mendapatkan kerugian."
(HR. Bukhari no.2053 dan Muslim no.1457)

📚 Maksud hadits di atas adalah :
Anak dinasabkan kepada pemilik ranjang yaitu suami, kalau dia tidak ada secara status (misalnya: belum ada ikatan pernikahan tapi anak sudah lahir) maka anak dinasabkan ke ibunya.

💧 Ketika anak yang dihasilkan dari hubungan di luar pernikahan tersebut ternyata berjenis kelamin perempuan, telah dewasa serta akan menikah maka ia memerlukan wali sebagai syarat sah pernikahannya, sedangkan ia tidak memilki wali dari pihak ayah dan keluarganya dilihat dari pandangan pendapat yang kuat dan rajih sebagaimana yang telah dipaparkan di atas. Sehingga perwalian diserahkan kepada negara, yang dalam hal ini pejabat KUA setempat. Dan tidak sah pernikahan si anak ini ketika diwalikan oleh ayah biologisnya karena tidak ada nasab menurut pendapat jumhur ulama.

🍃 Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa sallam bersabda:

فالسُلْطاَنُ وَلِيُّ مَنْ لاَ وَلِيَّ لَهُ.

“Penguasa adalah wali bagi orang yang tidak memiliki wali.”
(HR. Abu Daud no. 2083 dan Tirmidzi no.1102 dan Ibnu Majah no.1879. Dishahihkan oleh Al-Albani.)

والله اعلم بصواب

💜 Ustadzah Ade

Tim Asatidz IHQ🌴

💦💥💦💥💦💥💦💥💦💥

💕 GB 25  💕

❓Assalamualaikum, terimakasih atas materinya yang sangat lengkap, saya mau tanya, jika kita sebagai istri dan ibu, sedang berusaha fokus beribadah mengurus keluarga, namun disatu sisi ada perasaan khawatir mengenai materi. Istri selalu berusaha tidak pernah mengeluh akan besaran materi yang didapat suami, namun  kan kadang tingkat ketenangan dan kenyamanan (tentang materi) antara istri dan suami itu berbeda, apa yang harus istri lakukan?

👝 Jawab 👝

بسم الله الر حمن الر حيم

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Bunda yang dirahmati Allah SWT, 

💼 Jangan khawatir dengan rizqi yang Allah berikan, jangan khawatir dengan masa depan yang akan dilalui. Allah pemilik takdir, Allah akan berikan yang terbaik kepada kita selama kita berhusnudhon dan yakin bahwa Allah selalu bersama kita. Innallaha ma'anaa. Hati-hati dengan kekhawatiran dan was-was alias galau, dia dari syaitan dan syaitan suka dengan sikap sikap seperti itu.

💼 Bunda yuuk mari menjadi isteri yang bersyukur, bersabar dan tawakkal serta kuatkan dengan berhusnudzan kepada Allah Tabaaraka wata'alaa.

💼 Untuk mencapai sikap-sikap di atas adalah dengan menguatkan ibadah, perbanyak sujud, tilawah, dzikir,  dzikrul maut, melihat keadaan sekitar yang lebih bawah dari kita (ekonominya), meyakini akan kehidupan setelah ini lebih baik, dan menganggap bahwa kehidupan dunia ini fana akan lenyap, dan hanya di akhiratlah kehidupan abadi.

والله اعلم بصواب

❤ Ustadzah Ade

Tim Asatidz IHQ🌴

👛👒👛👒👛👒👛👒👛👒

💜 GB 27 💜

❓Saya dan suami saat ini sudah memiliki 1 anak laki-laki usia 7 bulan. Kami berencana mengadopsi anak. Yang mau saya tanyakan adalah :

1. Kriteria usia dan jenis kelamin apa sebaiknya anak yang akan kami angkat?

2. Rencananya anak kandung akan memanggil saya 'ummi' dan anak angkat saya 'ammi'. Untuk ayahnya belum tahu. Apa ada masukan?

3. Sebaiknya kami fair mengatakan bahwa dia anak angkat atau bagaimana ya?
Terima kasih.

💌 Jawab 💌

بِسمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

Baarakallah. Bunda..semoga Allah mudahkan hajat bunda dan keluarga.

💘1. Anak kandung bunda laki-laki,  maka sebaiknya anak yang akan diadopsi itu laki-laki juga. Sebaiknya ambil yang masih bayi yang masih menyusu, agar bunda bisa menyusukan sekaligus dengan anak kandung bunda, sehingga bunda bisa menjadi mahram dengan anak angkat bunda.

💘2. Bunda, Ammi itu dalam bahasa Arab artinya pamanku, kalo bunda ingin dipanggil bibi sebaiknya Ammatii. Jadi untuk panggilan  suami bunda Ammii,  untuk bunda Ammatii. Usul saya, bunda dipanggil Ummah saja,  yang artinya Ibuku tersayang atau bisa dimaknai ibu untuk semua, dan suami bunda abah atau tetep Ammi gak apa-apa

💘3. Karena dalam Islam tidak mengenal anak angkat atau yang disebut dalam bahasa arab yaitu at-tabanni, jadi sebaiknya sejak dia mulai paham dijelaskan bahwa dia bukan anak kandung, dan berikan nama yang baik tetapi tidak menambahkan nama ayah angkatnya,  karena nasabnya kepada ayah kandungnya.

  وَ اللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَّاب

🌼Ustadzah Ade

Tim Asatidz IHQ🌴

             AHQ & IHQ

📕📒📗 ODOJ 📙📕📘

🎀💍🎀💍🎀💍🎀💍🎀💍

Read More ..

Nasihat tentang Kematian

WACANA MUSLIMIN
WM/20/AHQ-IHQ/DK-ODOJ
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📒Edisi : Sabtu
📘09 Safar 1437 H
📕21 November 2015
-------------------------

بِسمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

🍃🅾🍃🅾🍃🅾🍃🅾🍃

🔊NASEHAT TENTANG
KEMATIAN KITA🍂

🍂💐🍂💐🍂💐🍂💐🍂

📒Diantara tulisan terbaik Syekh Ali Thanthawi Mesir Rahimahullah:

📣Pada saat engkau mati, janganlah kau bersedih. Jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu, karena kaum muslimin akan mengurus jasadmu. Mereka akan melucuti pakaianmu, memandikanmu dan mengkafanimu lalu membawamu ke tempatmu yang baru, kuburan.

💠Akan banyak orang yang mengantarkan jenazahmu bahkan mereka akan meninggalkan pekerjaannya untuk ikut menguburkanmu. Dan mungkin banyak yang sudah tidak lagi memikirkan nasehatmu pada suatu hari .

📦Barang barangmu akan dikemas, kunci kuncimu, kitab, koper, sepatu dan pakaianmu. Jika keluargamu setuju barang-barang itu akan disedekahkan agar bermanfaat untukmu.

💠Yakinlah, dunia dan alam semesta tidak akan bersedih dengan kepergianmu. Ekonomi akan tetap berlangsung. Posisi pekerjaanmu akan diisi orang lain. Hartamu menjadi harta halal bagi ahli warismu. Sedangkan kamu yang akan dihisab dan diperhitungkan untuk yang kecil dan yang besar dari hartamu.

🍂KESEDIHAN ATAS MU ADA 3 🍂

1⃣Orang yang mengenalmu sekilas akan mengatakan, kasihan.

2⃣Kawan-kawanmu  akan bersedih beberapa jam atau beberapa hari lalu mereka kembali seperti sediakala dan tertawa tawa.

3⃣Di rumah ada kesedihan yang mendalam. Keluargamu akan bersedih seminggu, dua minggu, sebulan dua bulan, dan mungkin hingga setahun?
Selanjutnya mereka meletakkanmu dalam arsip kenangan.

➡Demikianlah "Kisahmu telah berakhir di tengah-tengah manusia". Dan kisahmu yang sesungguhnya baru dimulai, Akhirat! Telah musnah kemuliaan, harta, kesehatan, dan anak. Telah engkau tinggalkan rumah, istana dan istri tercinta. Kini hidup yang sesungguhnya telah dimulai.

➡Pertanyaannya adalah: "Apa persiapanmu untuk kuburmu dan Akhiratmu?" Hakikat ini memerlukan perenungan.

🌂Usahakan dengan sungguh-sungguh; Menjalankan kewajiban kewajiban, hal-hal yang disunnahkan, sedekah rahasia, merahasiakan amal shalih, shalat malam, Semoga saja engkau selamat.

📜Andai engkau mengingatkan manusia dengan tulisan ini in shaa Allah pengaruhnya akan engkau temui dalam timbangan kebaikanmu pada hari Kiamat. "Berilah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin"

📘(Diterjemahkan oleh Ustadz. Ainul Haris, semoga Allah mengampuninya)

🍀🌸🍀🌸🍀🌸🍀🌸🍀

AHQ - IHQ🌴
Membangun Taqwa
🔲🅾🔲 ODOJ 🔲🅾🔲

Read More ..

Menghindari Diri dari Rasa Pede Berlebihan


Assalamu 'alaikum.

❓Bagaimana cara mengendalikan diri agar tidak kepedean yang berlebihan atau ke gede rasa yang berlebih bunda? Supaya bisa lebih menjaga hati. Syukron bunda.

🌵 Jawab 🌵

بسم الله الرحمن الرحيم

وعليكم سلام ورحمةالله وبركاته

🍀 Sebaiknya banyak-banyak kita istighfar kepada Allah. Banyak melihat siapa diri kita. Lihat diri dengan kacamata hati yang bersih, yang jujur. Jika kita benar-benar jujur maka tentu kita akan melihat diri kita ini adalah manusia yang sangat lemah dan hina dina. Tidak ada yang layak kita banggakan dari diri kita.

🍀 Cara pandang ini harus dimulai dari ilmu. Tanpa ilmu maka syaitan yang akan menuntut pikiran kita sehingga memperindah apa yang tidak layak. Memprofokasi diri kita agar merasa lebih utama, lebih banyak ilmunya, lebih sabar, lebih pandai dan sebagainya. Ini semua sungguh perbuatan yang tercela menurut agama.

🌾Rasa ujub, sombong, angkuh dan lain sebagainya adalah jelas dari bisikan syaitan. Jika kita menuruti hawa nafsu rendah itu maka diri kita akan semakin rendah dan tercela di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'alaa. Karena sungguh itu perbuatan sangat dibenci Allah. Rasa percaya diri yang berlebihan akan sangat mudah tersusupi syaitan sehingga rasa itu tipis batasnya dengan kesombongan dan sikap ujub (membanggakan diri).

🍀 Kesombongan adalah baju Allah. Dan hanya Allahlah yang berhak memakainya. Bagi manusia yang memakai baju Allah maka Allah akan murka. Oleh karena itu, mari kita hindari sekuat tenaga sifat sombong dan ujub itu atau over confidence itu agar hati kita tidak tertutup dari hidayah. Hati kita bagaikan bilik yang jika tidak dibekali ilmu, keimanan dan amal sholih yang istiqomah. Maka akan sangat rawan dipengaruhi syaitan.

🍀 Syaitan datang kepada hati setiap saat. Dengan memperindah sebuah keburukan menjadi tampak menarik dan membuat bahagia pelaku atau pengikutnya. Jika kita tidak waspada maka syaitan akan betah bercokol di dalam hati kita dan mempengaruhi otak untuk melakukan perbuatan yang dia tuntunkan. Ketika arahan syaitan melalui instruksi otak kita ikuti maka dia akan menjadi watak atau sifat. Watak ini akan diikuti oleh tindakan atau perbuatan. Dan jika tindakan atau perbuatan ini terus menerus kita lakukan maka akan menjadi tabiat. Oleh karena itu sebelum bisikan-bisikan itu menjadi tabiat kita, yang tentu sulit dirubah jika sudah menjadi kepribadian. Maka sebaiknya kita selalu mengingat bahwa menjadi orang yang rendah hati dan tawadu' itu sangat mulia tidak hanya disisi manusia. Tetapi Allah juga akan memuji dan mencintainya. Sebaliknya jika kita terlalu percaya diri sehingga terperosok pada sifat dan sikap sombong atau ujub. Maka tidak akan ada manusia yang menyukainya.

Firman Allah SWT :

أَلَمْ نَخْلُقْكُمْ مِنْ مَاءٍ مَهِين

"Bukankah Aku ciptakan kalian dari air yang hina?" (QS. Al Mursalat : 20)

لا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْر
ٍ
"Tidak masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan meski sebesar zarrah." (HR. Muslim, Attirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).

والله أعلم بالصوب

🍄 Bunda Endria

Tim Asatidz IHQ🌴

             AHQ & IHQ

📕📒📗 ODOJ 📙📕📘

🌈☀🌈☀🌈☀🌈☀🌈☀

Read More ..